Lansia Kuasai Dunia Kerja, Kalahkan Dominasi Usia Muda
22 Februari, 2025
Banyak lansia tetap bekerja bukan semata karena keinginan untuk tetap aktif, melainkan harus memenuhi kebutuhan ekonomi.
Keterangan foto: Ilustrasi lansia bekerja
NEXT Indonesia - Dari 144,6 juta penduduk yang bekerja di Tanah Air, sebanyak 12,5% atau 18,1 juta lansia (berusia di atas 60 tahun) tercatat sebagai kelompok usia yang paling banyak menyumbang tenaga kerja aktif di Indonesia.
MOST POPULAR
- Mengukur Dampak RDMP Balikpapan di Tengah Beban Kronis Impor Migas
- Upah Buruh di Bawah Ambang Batas Sejahtera
- Dibayangi Ketidakpastian Global, Ekonomi Indonesia Berpeluang Tumbuh di Atas 5 Persen
- Akibat Praktik Trade Misinvoicing, Kebocoran Ekspor Batu Bara RI Tembus US$20 Miliar
- Sejarah Baru Industri Pengolahan: Tumbuh Lampaui Ekonomi Nasional Setelah 13 Tahun
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2024, untuk kelompok usia 35–39 tahun berada di posisi kedua dengan jumlah tenaga kerja aktif mencapai 17 juta orang, disusul oleh kelompok usia 30–34 tahun sebanyak 16,8 juta orang.
Fenomena ini menunjukkan bahwa jumlah lansia di Indonesia semakin besar, bahkan yang lebih menarik lagi, mereka masih produktif serta berperan aktif dalam mendukung perekonomian nasional. Hal tersebut menjadi indikasi bahwa kelompok lansia memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimaksimalkan, baik dalam sektor formal maupun informal.
Namun, di sisi lain, data ini juga menyoroti tantangan yang tidak bisa diabaikan. Banyak lansia tetap bekerja bukan semata karena keinginan untuk tetap aktif, melainkan karena kebutuhan ekonomi.
Situasi ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah melalui penyusunan strategi yang mendukung lansia bekerja dan menjamin perlindungan sosial bagi lansia yang sudah tidak lagi produktif.